Proses Penerbitan Paspor Hilang

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu merupakan perpanjangan tangan dari Direktorat Jenderal Imigrasi dalam pelaksanaan kegiatan teknis keimigrasian di daerah. Berdasarkan UU No 6 tahun 2011 tentang keimigrasian menjelaskan bahwa salah satu fungsi keimigrasian yaitu memberikan pelayanan. Pelayanan yang diberikan oleh Imigrasi Bengkulu terdiri dari pelayanan untuk WNA dan WNI. Pelayanan terhadap WNI ini berupa penerbitan Dokumen Perjalanan Republik Indonesia (DPRI) atau yang lebih dikenal dengan paspor.

Berdasarkan pasal 24 ayat (4) UU No 6 tahun 2011, disebutkan bahwa paspor merupakan dokumen negara. Untuk itu, tidak dibenarkan apabila paspor yang telah diterbitkan oleh pejabat imigrasi kemudian hilang oleh WNI. Sehingga, jika terjadi kehilangan terhadap dokumen negara tersebut akan membutuhkan proses yang lebih panjang dalam rangka penerbitannya kembali. Disamping itu, Untuk pembuatan paspor hilang akan dikenakan biaya denda sesuai dengan aturan yang berlaku berdasarkan Peraturan pemerintah Republik Indonesia  Nomor 28 tahun 2019 tentang jenis dan tarif atas jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.

Berikut proses pengurusan paspor hilang di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu, yaitu : melengkapi dokumen persyaratan (KTP, KK, Akta Lahir, Fotokopi Paspor Hilang, dan Surat Keterangan Hilang dari Kepolisian); Datang ke Kantor Imigrasi; Proses Berita Acara (BAP); Jika disetujui maka proses akan dilanjutkan; Membayar biaya pembuatan paspor dan denda kehilangan; serta paspor akan selesai dalam 3 hari kerja. (KJ)