UPACARA PERINGATAN HARI BHAKTI IMIGRASI KE 71 SECARA VIRTUAL DI KANTOR IMIGRASI KELAS I TPI BENGKULU

Pada era Republik Indonesia Serikat (RIS), di masa ini terdapat hari bersejarah yaitu hari penyerahan kedaulatan keimigrasian dari pemerintah kerajaan Belanda kepada Pemerintah Republik Indonesia pada tanggal 20 Januari 1950, peristiwa ini diperingati sebagai hari ulang tahun imigrasi yang sampai saat ini diperingati sebagai Hari Bhakti Imigrasi. Maka sudah sepatutnya kita sebagai pegawai imigrasi untuk memeriahkan dan mengenang jasa-jasa para pendahulu kita yang sudah berjuang memajukan Imigrasi. Hari Bhakti Imigrasi Ke-71 Tahun 2021, Direktorat Jenderal Imigrasi mengusung tema “IMIGRASI BERSATU DALAM JARAK, MENUJU INDONESIA MAJU” sejalan dengan visi dan misi Presiden Republik Indonesia. Berdasarkan surat dari Direktur Jenderal Imigrasi Nomor: IMI-UM.06.01-0172, tanggal 14 Januari 2021 perihal Pedoman Pelaksanaan Peringatan Hari Bhakti Imigrasi Ke-71 Tahun 2021. Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu mengadakan kegiatan yang bersifat positif, dengan diadakan berbagai aksi bakti sosial dan doa bersama. Kegiatan ini diikuti aparatur sipil negara di Kanwil Kemenkumham Bengkulu dan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu. Dengan diadakannya kegiatan yang positif ini, diharapkan dapat menjalin kekeluargaan dan kerja sama yang dapat membakar semangat kebersamaan antar pegawai. Puncak acara peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke-71 yaitu Upacara Peringatan yang dilaksanakan secara virtual dan diikuti oleh jajaran kantor wilayah dan UPT Imigrasi. Dengan demikian diharapkan setiap aparatur sipil negara di lingkungan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu mengerti akan pentingnya semangat kebersamaan dan kekeluargaan.

Kegiatan upacara peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke-71 dilaksanakan secara virtual dipimpin oleh Bapak Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia diikuti oleh seluruh jajaran Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Imigrasi. Dalam kegiatan tersebut, Bapak Yasonna H. Laoly selaku Menkumham menyampaikan capaian-capaian yang membanggakan dari Direktorat Jenderal Imigrasi dalam pidato sambutannya sebagai berikut:

  1. Layanan Penerbitan Dokumen Perjalanan berupa paspor. Tercatat sebanyak 1.277.174 (satu juta dua ratus tujuh puluh tujuh ribu seratus tujuh puluh empat) buku paspor yang telah dikeluarkan dengan pelaksanaan layanan yang tetap memprioritaskan keamanan dan kenyamanan pemohon. Perlu juga disampaikan bahwa terdapat 8.607 (delapan ribu enam ratus tujuh) buku paspor dikeluarkan dengan mengakses layanan Eazy Paspor;
  2. Pelaksanaan pemeriksaan perlintasan orang pada Tempat Pemeriksaan Imigrasi. Tercatat sebanyak 9.269.146 (sembilan juta dua ratus enam puluh sembilan ribu seratus empat puluh enam) orang yang melakukan perlintasan. Dari jumlah ini, jumlah kedatangan tercatat sebanyak 4.689.714 (empat juta enam ratus delapan puluh sembilan ribu tujuh ratusempat belas) orang, dan 4.579.432 (empat juta lima ratus tujuh puluh sembilan ribu empat ratus tiga puluh dua) orang yang dikategorikan sebagai keberangkatan. Keseluruhan pelintas tersebut telah melalui SOP Protokol Kesehatan bagi WNI maupun WNA yang akan masuk atau meninggalkan Indonesia melalui 7 Tempat Pemeriksaan Imigrasi sesuai dengan yang telah ditetapkan dalam Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor M.HH.-01.GR.03.01 Tahun 2020;
  3. Penerbitan 148.311 (seratus empat puluh delapan ribu tiga ratus sebelas) Visa bagi Warga Negara Asing yang akan masuk ke Indonesia. Dalam kaitan ini perlu disampaikan bahwa termasuk di dalam jumlah ini adalah fasilitas inovasi berupa Visa Onshore yang diterbikan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi;
  4. Penerbitan 258.340 (dua ratus lima puluh delapan ribu tiga ratus empat puluh) Izin tinggal bagi warga Negara Asing yang terdiri dari Izin Tinggal Tetap, Izin Tinggal Terbatas, dan Izin Tinggal Kunjungan;
  5. Pembentukan 310 (tiga ratus sepuluh) Tim Pengawasan Orang Asing yang terstruktur, mulai dari tingkat pusat hingga tingkat kecamatan. Tim Pengawasan dilakukan melalui kerjasama dengan seluruh counter parts yang dimiliki oleh Imigrasi, seperti jajaran Pemerintah Daerah, instansi penegak hukum dan instansi vertikal yang ada baik dipusat maupun ditingkat daerah;
  6. Pelaksanaan penegakan hukum keimigrasian. Tercatat 5.105 (lima ribu seratus lima) tindakan administratif keimigrasian serta 58 (lima puluh delapan) kasus projustisia yang telah diselesaikan melalui skema penyidikan Keimigrasian;
  7. Serta Peningkatan Predikat WBBM bagi 8 (delapan) Satuan Kerja Imigrasi dan 27 (dua puluh tujuh) Predikat WBK bagi Satuan Kerja Imigrasi.

Beliau juga berpesan kepada seluruh insan imigrasi di seluruh wilayah untuk tetap patuh dan teguh dalam menjalankan fungsi yang diemban, jadikanlah pekerjaan yang dijalani sebagai ibadah yang dipertanggungjawabkan tidak hanya didepan pimpinan ataupun keluarga melainkan juga didepan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, semoga bhakti yang menjadi ibadah akan tetap selalu terwujud dan sejalan dengan sasanti di Bhumi Pura Wira Wibawa yang selalu digaungkan oleh Insan Imigrasi.

                                  

Kegiatan dilanjutkan dengan syukuran dengan prosesi pemotongan tumpeng di aula Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu yang dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bengkulu. Selanjutnya pemberian penghargaan kepada Purna Bhakti Imigrasi Bengkulu dan Penghargaan kepada perusahaan yang taat dalam pemanfaatan Tenaga Kerja Asing di Provinsi Bengkulu. Penutupan Upacara peringatan Hari Bhakti diakhiri dengan penyampaian Laporan Kegiatan Hari Bhakti Imigrasi Ke-71 oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bengkulu dan ditutup oleh pengarahan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bengkulu.