Penerimaan Calon Taruna/Taruni Sekolah Kedinasan Politeknik Imigrasi (POLTEKIM) dan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (POLTEKIP) Tahun 2018

Kementerian Hukum dan HAM RI telah memperoleh Persetujuan Prinsip berdasarkan Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi untuk menambah kebutuhan CPNS dari Taruna/Taruni Poltekim/Poltekip Tahun anggaran 2018. Untuk itu Kementerian Hukum dan HAM RI mengundang putra dan putri terbaik lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas Sederajat dan PNS di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM untuk mengikuti Seleksi Penerimaan Calon Taruna/Taruni Sekolah Kedinasan Politeknik Imigrasi (POLTEKIM) dan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (POLTEKIP).

Persyaratan :

  1. Warga Negara Republik Indonesia.
  2. Pria/Wanita.
  3. Pendidikan SLTA sederajat dengan nilai rata-rata yang terdapat dalam ijasah sekurang-kurangnya 7,0 (skala penilaian 1-10) / 70,00 (skala penilaian 10-100) / 2,85 (skala penilaian 1-4) / B (skala penilaian 1-4 dengan huruf), dan nilai Bahasa Inggris pada raport kelas XII sekurang-kurangnya 7,0 (skala penilaian 1-10) / 70,00 (skala penilaian 10-100) / 2,85 (skala penilaian 1-4) / B (skala penilaian 1-4 dengan huruf).
  4. Khusus untuk lulusan SLTA sederajat wilayah Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua dan Papua Baratdiberikan afirmsi berupa nilai rata-rata yang terdapat dalam ijasah sekurang-kurangnya 6,2 (skala penilaian 1-10) / 62,00 (skala penilaian 10-100) / 2,51 (skala penilaian 1-4) / B (skala penilaian 1-4 dengan huruf), dan nilai Bahasa Inggris pada raport kelas XII sekurang-kurangnya 6,2 (skala penilaian 1-10) / 62,00 (skala penilaian 10-100) / 2,51 (skala penilaian 1-4) / B (skala penilaian 1-4 dengan huruf).
  5. Usia pada tanggal 1 April 2018 serendah-rendahnya 17 tahun dan tidak lebih dari 22 tahun (dibuktikan dengan Akte Kelahiran/Surat Keterangan Lahir).
  6. Tinggi Badan minimal Pria 165 cm, Wanita minimal 158 cm, berat badan seimbang (ideal) berdasarkan hasil pengukuran yang dilaksanakan pada saat verifikasi dokumen asli.
  7. Berbadan sehat, tidak cacat fisik dan mental, bebas HIV/AIDS, bebas narkoba, tidak memakai kacamata dan/atau softlens, tidak tuli dan tidak buta warna.
  8. Bagi pria tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat.
  9. Bagi wanita tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik anggota badan lainnya selain telinga dan tidak bertindik/bekas tinding di telinga lebih dari satu pasang (telinga kiri dan kanan).
  10. Belum pernah menikah dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Lurah/Kepala Desa dan sanggup tidak menikah selama mengikuti pendidikan.
  11. Bersedia ditempatkan du Unit pelaksana Teknis (UPT) Imigrasi dan Pemasyarakatan di seluruh wilayah Indonesia.
  12. Tidak pernah putus studi/drop out (DO) dari POLTEKIM dan POLTEKIP, dan atau Akademi/Sekolah Kedinasa Pemerintah lainnya.
  13. Membuat dan mengisi formulir pernyataan dan melengkapi surat-surat keterangan lainnya setelah dinyatakan diterima sebagai Calon Taruna/Taruni.
  14. Tidak sedang menjalani ikatan dinas/pekerjaan dengan instansi/perusahaan lain.

Kuota formasi untuk POLTEKIM sebanyak 300 Taruna/Taruni terdiri dari pria 225 Taruna dan wanita sebanyak 75 Taruni, demikian juga kuota formasi untuk POLTEKIP terdiri dari 225 Taruna dan wanita sebanyak 75 Taruni.

Pelamar melakukan pendaftaran secara online melalui portal https://sscndikdin.bkn.go.id dimulai tanggal 9 April 2018 s/d 30 April 2018, untuk mendapatkan username dan password. kemudian mencetak tanda bukti pendaftaran I, setelah itu pelamar wajib melakukan pendaftaran II untuk mengisi biodata dan mengunggah berkas lamaran serta mencetak tanda bukti pendaftaran II melalui http://catar.kemenkumham.go.id dimulai tanggal 9 April 2018 s/d 30 April 2018.

Informasi lebih lanjut dapat dilihat dari portalhttps://sscndikdin.bkn.go.id atau http://catar.kemenkumham.go.id atau twitter @catarkumham.

Kegiatan Keimigrasian Kedatangan Kapal USNS MERCY (T-AH19) Di Propinsi Bengkulu

Pada hari kamis tanggal 29 Maret 2018 pukul 09.00 WIB, telah tiba Kapal USNS MERCY (T-AH19) milik Armada Angkatan Laut Amerika Serikat di Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu dan kapal tersebut Lego jangkar 1,5 mil dari bibir pantai. Kedatangan Kapal USNS MERCY (T-AH 19) ini dalam rangka Bakti Sosial Kesehatan di Propinsi Bengkulu yang mana kegiatan ini termasuk dalam agenda kegiatan Pacific Partnership 2018 yang bekerja sama dengan Pusat Kesehatan Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Berdasarkan kedatangan Kapal USNS MERCY (T-AH 19) ini maka Kantor Imigrasi Kelas I Bengkulu melaksanakan Penyelesaian Keimigrasian bagi Crew Kapal Asing beserta Alat Angkutnya sesuai dengan pasal 9, pasal 17, pasal 18, pasal 19 dan pasal 20 Undang-Undang No. 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.