Gerak Jalan Santai Dalam Rangka Hari Dharma Karya Dhika Tahun 2016

img_6632Pada hari Sabtu, tanggal 29 Oktober 2016, Kantor Imigrasi Bengkulu tampak hiruk pikuk dengan kemeriahan dan keramaian, di mana pegawai beserta keluarganya yang berasal dari kantor di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bengkulu berkumpul untuk melakukan kegiatan gerak jalan santai bersama dalam rangkah memperingati Hari Dharma Karya Dhika tahun 2016. Turut hadir Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bengkulu, bapak Dewa Putu Gede, Bc.IP., SH., MH. beserta ibu, para Kepala Divisi, para Kepala Kantor, pejabat struktural, semua pegawai di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bengkulu, beserta keluarganya masing-masing.
Kegiatan yang sedianya akan dimulai jam 07.00 WIB diundur karena hujan yang turun sejak malamimg_6654 hari, sehingga kagiatan awal diganti dengan ramah tamah. Setelah hujan agak reda, disepakati untuk dimulai gerak jalan santai dengan rute yang tidak begitu jauh, mengingat masih ada hujan gerimis dan banyak ibu-ibu dan anak-anak yang ikut. Kepala Kantor Wilayah membuka dengan resmi gerak jalan santai tersebut dengan melepaskan balon ke udara dan bendera bertanda dimulainya acara, kemudian dengan semangat semua peserta yang hadir tetap antusias ikut gerak jalan santai di bawah guyuran gerimis yang masih turun.
Pada acara tersebut dilakukan juga beberapa pembagian door prize sebagai tanda syukur dan kebersamaan keluarga besar Kementerian Hukum dan HAM, kemudian acara dilanjutkan lagi dengan ramah tamah dan makan siang bersama.

Pengawasan Orang Asing Dalam Rangka Penegakan Hukum Keimigrasian

img_5164Dengan diberlakukannya Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2016 tentang Bebas Visa Kunjungan, di mana diberikan fasilitas masuk wilayah Indonesia tanpa visa kepada warga negara asing dari 169 negara, diharapkan dapat berdampak positif terhadap kemajuan dunia parawisata Indonesia. Namun demikian tetap dilakukan pengawasan yang konsisten dan menyeluruh dengan meningkatnya kunjungan orang asing ke wilayah Indonesia. Direktorat Jenderal Imigrasi dituntut untuk senantiasa melakukan pengawasan orang asing, baik pengawasan lalui lintasnya, keberadaan dan kegiatan orang asing demi keamanan dan kedaulatan negara.
Kantor Imigrasi Bengkulu yang wilayah kerjanya sangat luas meliputi seluruh Propinsi Bengkulu, telah senantiasa dan giat melakukan kegiatan pengawasan keimigrasian, melalui Seksi Pengawasan Orang Asing, baik itu melakukan operasi pengawasan mandiri dan rutinitas, maupun melalui operasi gabungan Tim Pora yang telah terbentuk di seluruh Kabupaten/Kota di Propinsi Bengkulu. Hal ini juga sejalan dengan program Kemnterian Hukum dan HAM yang menjadi induk Direktorat Jenderal Imigrasi, yang senantiasa mendorong upaya-upaya penegakan hukum Keimigrasian di seluruh Kantor Imigrasi, di mana salah satu kegiatan untuk mewujudnyatakan hal tersebut dilakukan dalam Operasi Serentak Pengawasan Orang Asing oleh seluruh Kantor Imigrasi pada tanggal 27 Oktober 2016.
20161027_205741Dalam kegiatan operasi tersebut, Kantor Imigrasi membentuk 4 Tim untuk melakukan kegiatan pengawasan orang asing di Kota Bengkulu dan sekitarnya, kegiatan dimulai jam 18.30 dengan terlebih dahulu mengikuti pengarahan lewat video confrence dari Menteri Hukum dan HAM dan Direktur Jenderal Imigrasi. Tim dilepas oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bengkulu, bapak Dewa Putu Gede, Bc.IP., SH., MH. dihadiri juga oleh Kepala Divisi Keimigrasian, bapak Drs. Amirullah, MH. Tim tersebut menyusuri hotel, penginapan, restoran, tempat hiburan yang diduga terdapat orang asing menginap atau sedang beraktifitas. Dalam kegiatan tersebut ditemukan beberapa orang asing, setelah dilakukan pemantauan kegiatan dan pemeriksaan dokumen tidak ditemukan orang asing yang menyalahi aturan. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan upaya edukasi kepada hotel dan tempat penginapan tentang kewajiban melaporkan orang asing yang menginap sesuai peraturan yang berlaku, melalui Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA). Diharapkan dengan kegiatan ini, dapat meminimalisir pelanggaran keimigrasian oleh orang asing, penjamin/sponsornya, juga tempat hotel/penginapan. Diharapkan juga partisipasi masyarakat apabila menemukan orang asing yang melakukan kegiatan yang mencurigakan, dapat melaporkan kepada Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian, Agus Ruhadi, SH., MH. (HP. 082225955533) atau Kepala Sub Pengawasan Keimigrasian, Rizky Nur Adiyat, SH. (HP. 082171698009).

Monitoring Gerakan Empati Paspor dan Penegakan Hukum di Kantor Imigrasi Bengkulu

img_5035Pelayanan publik belakangan ini dituntut untuk semakin transparan, cepat, nyaman dan bebas dari pungutan liar serta birokrasi yang berbelit-belit. Hal tersebut juga menjadi prioritas pembangunan jaman era Presiden Joko Widodo yang gencar menegakkan pemerintahan dan penegakan hukum yang bersih dan mengayomi seluruh lapisan masyarakat. Kementerian Hukum dan HAM yang membawahi beberapa Eselon 1 yang merupakan unit yang langsung melayani masyarakat termasuk Direktorat Jenderal Imigrasi, bertekad untuk mendukung program pemerintah tersebut dengan beberapa program yang diharapkan membawa perubahan yang signifikan dalam reformasi pemerintahan.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah gerakan pelayanan publik yang bersih di Direktorat Jenderal Imigrasi, seperti dalam hal pelayanan Paspor RI, Perpanjangan Izin Tinggal Orang Asing, Penegakan Hukum Keimigrasian dan pelayanan Keimigrasian lainnya.
img_5053Pada hari Rabu, tanggal 26 Oktober 2016 Kantor Imigrasi Bengkulu dikunjungi oleh Tim Pemantau Gerakan Empati Paspor dan Penegakan Hukum, yaitu Kepala Pusat Data dan Informasi, bapak Drs. Agusta Konsti Embly, SH., Dipl.DS., MA. dan staf, melihat pelayanan masyarakat di Kantor Imigrasi Bengkulu. Tim Pemantau melihat proses pelayanan Paspor RI dan upaya-upaya penegakan hukum di Kantor Imigrasi Bengkulu, berkaitan dengan gerakan empati kepada masyarakat. Hadir juga Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bengkulu, bapak Dewa Putu Gede, SH., Bc.IP. dan Kepala Divisi Keimigrasian, bapak Drs. Amirullah, MH. Sementara itu Kepala Kantor Imigrasi Bengkulu, bapak Rafli, SH. memberikan informasi tentang hal-hal yang telah dilaksanakan di Kantor Imigrasi Bengkulu untuk meningkatkan pelayanan masyarakat yang prima, seperti kegiatan sapaan petugas Imigrasi kepada pemohon setiap pagi, permohonan sesuai nomor antrian, layanan SMS Gateway, Indeks Kepuasan Masyarakat, Pengaduan Masyarakat, layanan informasi keimigrasian seperti website dan kiosk Informasi yang ada di ruang pelayanan. Tak lupa dijelaskan juga kegiatan-kegiatan penegakan hukum keimigrasian yang telah dan akan dilaksanakan, dan kegiatan-kegiatan keimigrasian lainnya.

Penerbitan IzinTinggal Terbatas (ITAS)secara Online dan Pemberian ITAS Elektronik

img20160128083325

Pelayanan masyarakat di Kantor Imigrasi Bengkulu

Dalam rangka penyederhanaan birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik, Direktorat Jenderal Imigrasi senantiasa melakukan inovasi, salah satunya adalah penyederhanaan pelayanan WNA dalam hal penerbitan Izin Tinggal Terbatas (ITAS), yaitu ITAS Online dan ITAS Elektronik.

Setelah berhasil dilaksanakan uji coba penerbitas ITAS secara online di beberapa kantor imigrasi, maka selanjutnya pelaksanaan pemberian ITAS secara online telah dilaksanakan di seluruh KAntor Imigrasi mulai tanggal 02 Mei 2016.

Adapun tata cara pemberian ITAS secara online sebagai berikut :

  1. Orang asing yang telah mendapatkan cap tanda masuk VITAS wajib melaporkan kepada Kepala Kantor Imigrasi yang wilayah kerjanya meiputitempat orang asing bermaksud tinggal dalam waktu paling lama 30 hari sejak tiba di Indonesia.
  2. Pelaporan untuk mendapatkan ITAS secara online tersebut dilakukan dengan mengakses aplikasi Izin Tinggal Online pada laman www.imigrasi.go.id dengan memasukkan nomor penguasaan VITAS dan nomor paspor kebangsaan.
  3. Kantor Imigrasi yang telah menerima pelaporan orang asing secara otomatis melalui kesisteman akan memberikan surat elektronik kepada orang asing, yang berbunyi bahwa pelaporan ITAS orang asing tersebut sudah diterima dan dipersilahkan mencetak surat elektronik tersebut dan datang ke Kantor Imigrasi tidak lebih dari 30 hari dari tanggal kedatangan untuk melakukan wawancara, verifikasi data, pengambilan foto biometrik dan sidik jari.
  4. Orang asing menyerahkan surat elektronik yang telah dicetaknya kepada petugas loket di Kantor Imigrasi untuk dijadikan dasar pemberian antrian layanan.
  5. Proses pemberian ITAS secara online di Kantor Imigrasi dimulai dengan pemeriksaan keabsahan paspor dan pemegangnya, input atau verifikasi data, pembayaran PNBP, wawancara singkat, pengambilan foto dan sidik jari, peneraan cap, pemindaian halaman, dan penyerahan paspor yang telah selesai proses.
  6. Orang asing mencetak sendiri ITAS Elektronik yang diterima sebagai lampiran dari surat elektronik yang memberitahukan bahwa ITASnya telah disetujui.

Direktorat Jenderal Imigrasi telah membuat kebijaksanaan baru yaitu mengganti ITAS dari bentuk kartu menjadi surat elektronik, yang dilaksanakan pada seluruh layanan ITAS yaitu ITAS berdasarkan VITAS, Kelahiran, Perpanjangan ITAS, dan Alih Status Izin Tinggal Kunjungan(ITK) menjadi ITAS.

Itas Elektronik yang berbentuk surat elektronik tersebut memuat data pemegang ITAS, Izin MAsuk Kembali (IMK) termasuk Quick Response Code (QR Code) dapat dijadikan bukti kepemilikan ITAS Elektronik dan IMK, oleh karena itu diizinkan melakukan perlintasan keluar dan masuk wilayah Indonesia serta tidak perlu memperlihatkan Kartu ITAS. Surat ITAS Elektronik tersebut harus senantiasa dilampirkan di paspor setiap saat.

Sapaan Petugas Imigrasi Bengkulu dan Penyamanan Pelayanan Publik

img_4920Salah satu indikasi pelayanan publik yang baik adalah perilaku petugas pelayanan yang raimg-20161014-wa0012mah, santun dan bersahabat kepada pemohon, baik dalam hal memberikan informasi maupun pelayanan umum. Tidak ada batasan yang kaku antara petugas dengan yang dilayani, tidak ada lagi anggapan bahwa petugas adalah raja, tetapi petugas adalah pelayan, dan suasana perkantoran dalam hal pelayanan publik menjadi sesuatu yang nyaman, transparan dan akuntabel.
Kaitannya dengan hal tersebut, seluruh jajaran Kantor Imigrasi Kelas I Bengkulu senantiasa berupaya mendekatkan diri dengan masyarakat pemohon jasa keimigrasian, baik itu pemohon Paspor RI atau pemohon pemberian atau perpanjangan izin tinggal. Salah satunya adalah setiap pagi sebelum pelayanan dimulai, petugas Imigrasi menyampaikan sapaan dengan ramah kepada masyarakat yang datang memohon paspor, sambil menyampaikan informasi terkait pelayanan keimigrasian. Diharapkan dengan kegiatan ini, masyarakat pemohon merasa nyaman dan tidak merasa sungkan untuk datang di Kantor Imigrasi Kelas I Bengkulu, tidak ada batasan kaku lagi dengan petugas Kantor Imigrasi Kelas I Bengkulu.
img_4941Selain itu untuk menambah kenyamanan pemohon, Kantor Imigrasi Kelas I Bengkulu mencoba melakukan kerjasama dengan beberapa bank/pos persepsi untuk melakukan pembayaran Paspor RI, dan saat ini terdapat booth bank BTN dan mobil pelayanan Kantor Pos yang berada di Kantor Imigrasi Kelas Bengkulu, sehingga membantu masyarakat pemohon Paspor RI tidak pergi jauh lagi untuk membayar permohonan paspornya.